Padaang, Humas UINIB, 1/11/17

Guna memacu percepatan peningkatan kualitas UIN Imam Bonjol yang baru alih status dari IAIN, WR I UIN IB Dr. Hetty Waluati, MA bersama  Lembaga Penjaminan Mutu dan Kepala Biro AAKK Drs. H. Salamn, MM melakukan kunjungan ke seluruh fakultas. Rombangan tersebut berdialog dengan jajaran pimpinan fakultas, mulai dari Dekan sampai ke ketua dan sekeretaris jurusan.

Fakultas yang pertama dikunjungi adalah Fakultas Adab dan Humaniora, Senin tanggal 3o Oktober 2017. Dalam dialog dengan jajaran pimpinan FAH, DR. Hetty menyampaikan bahwa maksud kunjungan bersama dengan LPM dan Kabiro AAKK, disamping silaturrahmi sebagai pejabat yang baru dilantik, yang lebih penting adalah sosialisasi percepatan proses penyiapan borang akreditasi masing masing jurusan dan prodi di Fakultas untuk memperoleh nilai akreditasi dari BANPT. Percepatan tersebut terkait dengan kabutuhan universitas terhadap akreditasi.

Dijelaskan bahwa agar UIN bisa memperoleh akreditas A dari BANPT, sesuai dengan peraturan yang disampaikan Dirjenpendis, maka minimal 50% jurusan dan prodi di UIN IB mesti memiliki nilai A. Mengingat kondisi UIN IB saat ini, maka universitas mentargetkan bahwa pada tahun 2021 minimal 50% seluruh jurusan dan prodi di UIN IB harus bernilai A. Oleh sebab itu seluruh jurusan dan prodi baru dan juga masa akreditasinya hampir habis, jauh jauh hari mesti menyiapkan borang untuk bisa divitasi.

Senada dengapembicaraan WR I, Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN IB, Drs. H. Salman, MM juga menyampaikan, untuk keperluan percepatan penyiapan borang sampai pada proses visitasi seluruh jurusan dan prodi, biro AAKK siap membantu, terutama yang terkait dengan administrasi. H. Salman lebih jauh menyatakan bahwa akreditasi jurusan/prodi dan universitas kedepan menjadi penting eksistensinya, terutama bagi calon mahasiswa untuk memilih perguruan tinggi. Kemudian juga menentukan seberapa bagus kualitas alumni dihasilkan. Untuk itu penilaian yang formal dan diakui adalah nilai akreditasi yang dikeluarkan oleh BANPT.

Sementara itu Dekan FAH, DR. H. Yufni Faisol, MA menyampaikan kegembiraannya bersama seluruh jajaran pimpinan FAH atas kunjungan WR I bersama rombongan. Ia berharap dalam dialog yang berlangsung akan mengemuka persoalan-persoalan yang terkait dengan penyiapan boran dan sekaligus solusinya. Kehadiran LPM sebagai lembaga yang bertanggungjawab secara adminitratif untuk peningkatan mutu UIN IB, menurut DR. Yufni diharapkan dapat memberikan kontribusi yang maksimal. Agar seluruh jurusan dan prodi di FAH dapat secepatnya menyiapkan borang dengan segenap data pendukung sesuai aturan yang berlaku. EN.