Padang, Humas, 04/06/17. Guna memenuhi kuota 20% dari total mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018, UIN Imam Bonjol akan melaksanakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Reguler yang dilakukan secara mandiri pada tanggal 25 s/d 26 Juli 2017. Demikian dijelaskan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan DR. Ikhwan, SH. MA.
DR. Ikhwan menjelaskan pendaftaran calon peserta SPMBR Mandiri mulai dibuka bertepatan dengan tanggal pengumuman hasil UMPTKIN, yakni tanggal 19 Juni 2019. Artinya diberi kesempatan selama satu bulan kepada calon peserta untuk mendaftarkan diri. Dijelaskan bahwa kuota yang akan dipenuhi dengan SPMBR Mandiri hanya 20% dari 3.200 total penerimaan mahasiswa baru UIN IB Padang tahun ini, yakni sekitar 640 orang mahasiswa baru. Dari jumlah 640 orang calon mahasiswa baru tersebut, ada kemungkinan yang bakal lulus test di luar pilihan yang diinginkan. Maksudnya mereka diberi kesempatan untuk memilih, mangambil atau tidak kesempatan untuk kuliah di UIN IB Padang walau pada jurusan atau prodi yang sebelumnya tidak mereka pilih.
Ketika ditanya tentang uang kuliah, DR. Ikhwan menyatakan sesuai dengan ketentuan pemerintah, kepada seluruh mahasiswa baru UIN Imam Bonjol akan diterapkan Uang Kuliah Tunggal. Uang kuliah yang jumlah nominal tetap sampai yang bersangkutan menyelesaikan studinya, tanpa ada pungutan-pungutan lainnya.
Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, besaran UKT pada UIN Imam Bonjol Padang adalah yang terendah dibanding PTKIN lainnya. Bahkan dengan sesama PTKIN yang ada di Sumatera Barat, UIN IB masih terendah, yakni berkisar Rp. 400.000,- sampai Rp.2.200.000,- yang terbagi pada lima (5) kelompok. Menurut Ikhwan, penetapan besaran UKT yang rendah tersebut merupakan bentuk kepedulian UIN Imam Bonjol Padang kepada masyarakat yang tatraf perekenomiannya termasuk rendah, namun berkeinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan di UIN IB Padang. (Humas-EN).