Padang, Humas UINIB, 8/11/17

WR III UIN Imam Bonjol Padang DR. Ikhwan, SH. M.Ag mengikuti Focus Group Siscussion (FGD) Evaluasi SPAN-UM PTKIN 2017, yang dilaksanakan Kemenag RI di Jakarta, berlangsung tiga hari, 6 s/d 8 Nopember 2017.

Kepada Humas, Ikhwan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut untuk mengkaji berbagai kekurangan yang terdapat dalam Seleksi Penerimaan Akademik Nasional – Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islem Negeri yang telah dilaksanakan beberapa bulan yang lalu. Dengan tujuan kekurangan tersebut dapat disempurnakan pada pelaksanaan SPAN-UM PTKIN tahun 2018.

Menurut Ikhwan, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin yang hadir membuka kegiatan tersebut, dalam sambutannya mengamanatkan beberapa hal, ;

  1. 1. Targetkan mahasiswa terbaik setiapkan tahunnya.
  2. 2. Tradisi keilmuan pesantren harus dirawat dan dijaga serta dimasukkan ke kurikulum PTKIN.
  3. 3. PTKIN yang paling bertanggungjawab untuk mengembangkan Islamic moderat di kalangan masyarakat, untuk itu diperlukan adanya pusat kajiahn Islam moderat.
  4. 4. Tidak semua PTKIN akan jadi universitas, IAIN perlu dipertahankan untuk kajian agama sebagai mandat utama.
  5. 5. Penguatan kualitas prodi harus lebih diperhartikan.
  6. 6. Pusat studi pancasila sengat operlu dibuat pada setiap PTKIN.
  7. EN.