1.669 Mahasiswa UIN Imam Bonjol Terdampak Bencana

Hasil Asesmen Data Sementara
Sebanyak 1.669 orang keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang terdampak langsung maupun tidak langsung dari musibah banjir dan longsor yang menimpa Ranah Minang. Mereka merupakan mahasiswa dan keluarga mahasiswa di lokasi lokasi bencana, seperti Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Agam, Tanah Datar, Pesisir Selatan, dan Pasaman. Padang 1/12/25

“Data terus bergerak menanjak. Data ini juga akan diteliti lagi, untuk kategori bantuan untuk disalurkan. Donasi sudah dibuka, posko sudah aktif. Sejak Jumat hingga hari ini, tim Relawan dari kampus kita telah turunke lokasi seputaran Lubuk Minturun, Kuranji, dan Batu Busuk, serta Relawan ke Palembayan,” ungkap Koordinator Lapangan, Joni Ramadhan, di Posko Bantuan Bencana UIN Imam Bonjol Padang, di kampus Lubuk Lintah, Senin (1/12).

Hasi asesmen, rincian data sementara, keluarga besar UIN Imam Bonjol Padang yang terdampak dari Fakultas Adab dan Humaniora 21 orang; ⁠Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi 20 orang; ⁠Fakultas Ekonomi 16 orang; ⁠Pascasarjana 11 orang; Fakultas Saintek 9 orang; ⁠Fakultas Syariah 46 orang; Fakultas Tarbiyah 48 orang; ⁠Fakultas Ushuludin 36 orang.

“Masih terus ada laporan dari lapangan, berasal dari mahasiswa teman dan keluarga korban. Kampus mengucapkan duka mendalam atas musibah, laporan terakhir ada yang alumni baru wisuda meninggal dunia atas nama Gustika Wahyu Widya, di Salareh Air, Agam,” ungkap Joni.

Aksi Peduli UIN Imam Bonjol terus bergerak melakukan kegiatan kemanusiaan di masa tanggap darurat. “Hari ini, kita juga telah serah terima Relawan oleh Tim Satgas UIN Imam Bonjol Padang di Kec. Pauh, langsung diterima oleh Bu Camat,” ujar Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) ini.

Penanggung Jawab Satuan Tugas Penanggulangan Bencana, Muhammad Taufik, menyebutkan, selain asesmen data, distribusi donasi para pihak dalam bentuk sembako dilakukan untuk seputaran Sungai Bangek. Sedangkan bantuan pakaian layak pakai akan didistribusikan sesuai hasil assessmen. “Donasi para pihak tidak boleh terlalu lama di posko, sesuai dengan kebutuhan lapangan, langsung angkut. Kekuatan kita masih terbatas, karenanya focus dulu ke keluarga besar UIN Imam Bonjol Padang yang terdampak langsung,” tutur Ketua Pengabdian Masyarakat UIN Imam Bonjol Padang ini.
AK

About Author