Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Reguler Periode 52 Tahun 2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Imam Bonjol Padang menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Aula Gedung J Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Selasa (2/6/2026).
FGD yang mengangkat tema “KKN UNIB #52 An Nahl Berdampak, Berdaya, Tangguh, dan Berbudaya” tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I UIN Imam Bonjol Padang, Ketua LPPM dan jajarannya, serta para wali nagari dari berbagai daerah di Sumatera Barat yang akan menjadi lokasi penempatan mahasiswa KKN.
Ketua LPPM UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Wakidul Kohar, M.Ag., menegaskan bahwa keberhasilan program KKN tidak hanya ditentukan oleh kesiapan mahasiswa, tetapi juga oleh terbangunnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara kampus dan pemerintah nagari.
“KKN merupakan ruang belajar sekaligus pengabdian bagi mahasiswa. Oleh karena itu, dukungan dan sinergi dari pemerintah nagari sangat diperlukan agar program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, forum diskusi ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi antara pihak kampus dan pemerintah nagari terkait arah serta pelaksanaan program KKN.
Melalui dialog tersebut, berbagai hal dibahas secara bersama, mulai dari potensi dan kebutuhan masing-masing nagari hingga peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan selama mahasiswa berada di lokasi pengabdian.
Selain memperkuat koordinasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat menghasilkan kesepahaman mengenai program-program prioritas yang relevan dengan kondisi masyarakat setempat.
Dengan demikian, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat nagari. [Rian Hadi Putra]