Alumni PKN Diharapkan Jadi Motor Perubahan

Jakarta (Kemenag) — Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVI selesai dilaksanakan. Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki berharap peserta PKN bisa membawa kebaikan dan menjadi motor perubahan.

Menurutnya, beragam proyek perubahan yang dilakukan selama PKN harus dapat diimplementasikan untuk mendukung transformasi Kemenag, penguatan tata kelola, sekaligus penguatan moderasi beragama.

“Hadirnya para alumni PKN ini, diharapkan bisa menjadi duta atau pengingat di lingkungannya masing-masing tentang pentingnya perubahan sekaligus merawat moderasi beragama. Kementerian Agama harus hadir sebagai payung teduh bagi semua umat beragama,” ujar Wamenag, saat menghadiri penutupan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVI, di Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kementerian Agama, Jalan M.H. Thamrin Jakarta Pusat, Kamis (26/10/2023).

“Para peserta PKN ini ibarat sebagai orang yang terlahir kembali, sebagai pemimpin-pemimpin memiliki tanggung jawab terhadap perubahan, sesuai dengan perencanaan strategis, dan ini juga perlu di monitor di masing-masing instansinya,” lanjutnya.

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Suyitno dalam laporannya mengatakan, PKN Angkatan XVI diikuti 60 peserta, terdiri atas 48 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Agama, 3 peserta dari Kementerian Sosial, 2 peserta dari KPK, dan 7 peserta dari Polri. Turut serta dalam pelatihan ini, Muhammad Fuad Nasar, S. Sos., M. Sc. Kabiro AUPK UIN Imam Bonjol Padang.

“PKN ini menggunakan kurikulum pelatihan yang disusun untuk memenuhi kebutuhan pembentukan kompetensi pemimpin dan perubahan strategis para JPT Pratama. Penjabarannya melalui empat agenda, yaitu: agenda mengelola diri, agenda kepemimpinan strategis, agenda manajemen strategis, dan agenda aktualisasi kepemimpinan strategis,” tutur Suyitno.

Selama proses pelatihan, lanjut Suyitno, peserta dinilai dapat menunjukkan kemampuan individual dan kemampuan strategisnya. Laporan implementasi proyek perubahan telah dipresentasikan. Proyek perubahan tersebut, merupakan aktualisasi kompetensi peserta sebagai pemimpin perubahan di instansinya masing-masing.

Pada PKN II Angkatan XVI ini, salah satu peserta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dari unit kerja Kementerian Agama satker UIN Imam Bonjol Padang ialah Muhammad Fuad Nasar, menggagas Proyek Perubahan “Strategi Mitigasi Kebencanaan Di
UIN Imam Bonjol Padang Menuju Kampus Tangguh Bencana”. Proyek Perubahan PKN II disusun dengan tiga pentahapan output jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

About Author