PADANG-Dinamika kehidupan yang dihadapi kini kian kompleks. Berbagai peristiwa kemanusiaan berbalut agama masih saja terjadi. Hulu semua itu tiada lain adalah kian terkikisnya rasa cinta antarsesama oleh kepentingan dan ego sesaat.
Demikian diungkapkan Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama R.I., Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, M.T, Ketika memberikan materi secara online dalam Pelatihan Pelopor Moderasi Beragama Dosen dan Tendik UIN Imam Bonjol Padang, Sabtu (8/11) malam. Hadir juga secara daring, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd.
“Peristiwa bom di SMAN 72, penganiayaan hingga tewas di Sibolga hanya karena tidur di masjid, merupakan bukti betapa mudah ummat manusia terpicu emosi dalam tindakannnya. Di sinilah perlunya penguatan cinta sesama,” ungkapnya.
Menurut Ali Ramdhani, moderasi beragama merupakan salah satu jawaban atas persoalan kehidupan sekarang ini. Jika rasa saling menghargai dan mencintai antar sesama itu tumbuh, itulah tujuan hakiki dari agama. Tantangan atas kemajuan teknologi informasi sangatlah berat, karena pengaruh-pengaruh dari hoax dan fake news mudah membakar emosi.
“Esensi dari moderasi beragama itu, mengajak umat menjalani ajaran agama dengan khidmat. Jika sudah begitu, apapun agamanya akan mencerminkan saling menghormati, mencintai dan tercapainya esensi dalam beragama. Esensi agama itu adalah damai,” paparnya.
Sementara itu, dalam acara pembukaan pelatihan, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK) UIN Imam Bonjol Padang Dr. H. Masmuni Mahatma, S.Fil.I., M.Ag mengungkapkan, Pelatihan Pelopor Moderasi Agama ini sangat urgent digelar mengingat civitas akademika merupakan contoh bagi ummat.
“Pemahaman keagamaan yang moderat itu kebutuhan kita hari ini. Membangun dan menjaga rasa cinta antarsesama di lingkungan, kunci hidup menjadi indah,” ujarnya.
Ketua Pusat Moderasi Beragama UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Abdullah Khusairi, MA dalam laporannya, kegiatan ini program berkelanjutan mengisi Indikator Kinerja Utama (IKU) kampus. Pelatihan Pelopor Beragama merupakan pemantapan pemahaman keagamaan dengan kajian teoritis dan praktis.
Kegiatan ini, diikut sebanyak 42 peserta yang terdiri dari tenaga kependidikan dan tenaga pendidik UIN Imam Bonjol Padang ikut pelatihan ini. Narasumber selain Prof. Ali Ramdhani adalah Dr. K.H. Marzuki Wahid, M.A., dari UIN Syekh Nurjati, Cirebon, Media Eka Putra, M.Ag dan Mardhiati Thamrin, M.Pd dari Balai Diklat Kemenag Sumbar dengan sejumlah fasilitator.