Reportase 23 September: KKN Brunei Darussalam

Mahasiswa KKN International Brunei UIN IB mengawali hari dengan bangun pagi dan segera bersiap untuk kegiatan hari ini. Mereka berkumpul di depan hostel pada jam 07.30. Setelahnya, mereka bergegas menuju lokasi penjemputan bus, sesuai dengan arahan Dr. Ummi dan Dr. Radiah.

Para mahasiswa menunggu bus di Zona C. Mereka akan melakukan perjalanan ke Pusat Bahagia Brunei Muara, untuk melaksanakan aktivitas pertama di minggu ini. Pusat Bahagia Brunei Muara adalah salah satu institusi di bawah Jabatan Pembangunan Masyarakat (JEPAM) Brunei yang bertanggungjawab dalam memberikan latihan kemahiran kepada pelatih Orang Kelainan Upaya (OKU).

Mahasiswa KKN International Brunei UIN IB Padang tiba di lokasi Pusat Bahagia pada pukul 09.10 waktu Brunei. Mereka menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari lokasi penjemputan, di Zona C. Mahasiswa KKN menyempatkan diri untuk mengambil foto bersama sesampainya di Pusat Bahagia Brunei Muara. Setelahnya, mereka memasuki kantor administrasi Pusat Bahagia Brunei Muara dan disambut baik oleh staff dan pengajar.

Pusat Bahagia di negara Brunei ada 4, diantaranya Pusat Bahagia Brunei Muara (PBBM), Pusat Bahagia Tutong (PBT), Pusat Bahagia Eric Goh Kuala Belait (PBEG-KB), dan Pusat Bahagia Temburong (PBTm). PBBM adalah salah satu yang terbesar, berdasarkan populasi. PBT adalah yang terbesar kedua, lebih quite, berfokus ke produk kue dan pertanian. PBEG-KB adalah yang paling jauh dari Ibukota Brunei, OKU Intellect, membuat pekerjaan atau latihan untuk OKU Intellect. PBTm adalah yang paling kecil dan memiliki suasana sedikit berbeda.

Kegiatan berlangsung pukul 10.00. Kegiatan dimulai dengan kata sambutan dari pimpinan Pusat Bahagia Brunei Muara. Selama penyampaian kata sambutan, pimpinan memperkenalkan terkait OKU dan Pusat Bahagia secara singkat dan menyeluruh. Beliau mengatakan, “Melihat OKU yang memiliki kekurangan, tetapi kita bisa tengok capability mereka”. Beliau juga menambahkan, “Pusat Bahagia buka hanya untuk Autistik, tetapi ada juga terkait dengan Pendengaran, Penglihatan, Down Syndrome, dll”. Bertepatan dengan Hari Guru di negara Brunei Darussalam, 23 September 2024, semua siswa diliburkan, dan kegiatan dapat berlangsung hanya sampai pada pukul 15.30.

Pimpinan kemudian memperkenalkan tenaga pendidik, diantaranya cikgu Hj. Rozainah, mengajar semua OKU yang ada di dalam kelas. Ada juga cikgu Fareeda, cikgu Hj. Mazuraidah, cikgu Aliyah, cikgu Raman, cikgu Erina, cikgu Huriyah, dan lainnya. Cukup banyak tenaga pengajar yang ada di Pusat Bahagia Brunei Muara.

Harian Antarbangsa OKU jatuh pada tanggal 3 Desember. Dalam rangka menyambut hari tersebut, biasanya Kementerian Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (KKBS) melalui Jembatan Pembangunan Masyarakat (JAPEM) menggelar Upacara Shalat Syukur dan Shalat Ashar Berjamaah dalam rangka Hari Antarbangsa OKU atau Hari Penyandang Disabilitas Internasional. Selain upacara, terdapat juga beberapa kegiatan besar yang diadakan di Bandarku Ceria. Kegiatan tersebut diantaranya Art for All (AFA), perlombaan, festival musik, pengenalan produk hasil kerajinan tangan OKU, dan lainnya. Pusat Bahagia bekerja sama dengan Majelis Kesejahteraan OKU (MKOKU). MKOKU adalah majelis yang terdiri dari sembilan asosiasi yaitu; Pusat Ehsan Al-Ameerah Al-Hajjah Maryam; Persatuan Orang-orang Cacat Berkerusi Roda dan Orang-orang Cacat Anggota (PAPDA); SMARTER; KACA; Brunei Darussalam National Association of the Blind (BDNAB); Orang Kurang Pendengaran (OKP); Learning Ladders Society; Persatuan Down Syndrome; dan Special Olympic Brunei Darussalam (SOBD).

Hari ini, Mahasiswa KKN International Brunei UIN IB memiliki jadwal kelas bahasa Isyarat Asas pada pagi hari, dan kelas Brail pada siang hari untuk OKU Penglihatan. Selain itu, ada dua orang tambahan yang mengikuti kelas hari ini. Amirah dan Akmal adalah dua mahasiswa yang melaksanakan intern di JEPAM. Mereka berasal dari University Brunei Darussalam (UBD). Mereka bertugas mencari venue, untuk melaksanakan project pendidikan Pusat Bahagia Brunei Muara.

Kelas bahasa isyarat hari ini dimulai pada pukul 10.15 waktu Brunei. Cikgu Rozainah memimpin kelas pagi ini. Beliau mengajarkan Mahasiswa KKN International Brunei UIN IB Padang dan UINSA Surabaya berbagai topik bahasa isyarat. Topik yang diajarkan dimulai dari huruf, nomor, umur, ucapan, soalan, kalimat tanya, keluarga, hari, waktu, dan warna.

Kelas pagi selesai pada jam 11.45. Mahasiswa KKN International Brunei UIN IB Padang kembali ke UNISSA untuk melaksanakan ishoma, dan diberitahukan untuk kembali berkumpul pada pukul 13.30. Saat menuju ke UNISSA, mereka singgah sebentar untuk membeli makan siang. Ternyata, UNISSA juga memberikan makan siang, yang disebut dengan ‘UNISSA Lunch’ untuk Mahasiswa KKN UIN IB Padang dan UINSA Surabaya. Jadi, mereka mendapatkan bekal tambahan yang rencananya akan dimakan pada malam hari, untuk dinner.

Mahasiswa KKN International Brunei UIN IB Padang kembali berangkat menuju Pusat Bahagia Brunei Muara pada jam 13.45, dan sampai di lokasi pada pukul 14.05. Mereka melanjutkan kelas bahasa isyarat. Mereka dibagi menjadi 3 kelompok. Masing-masing kelompok mendapatkan tugas untuk bercerita mengenai sebuah topik menggunakan bahasa isyarat. Mereka diberi waktu 30 menit untuk membuat narasi dan mempraktekkan bahasa isyarat sesuai narasi yang telah dibuat. Nantinya, masing-masing kelompok harus tampil ke depan untuk menyampaikan narasi dan bercerita menggunakan bahasa isyarat.

Tepat pada pukul 15.35 kegiatan selesai. Kelas bahasa isyarat hari ini telah usai. Sudah waktunya Mahasiswa KKN International Brunei UIN IB Padang dan UINSA Surabaya kembali ke hostel. Tetapi, sebuah kegiatan akan tidak valid dan berkesan jika tidak diabadikan. Sebelum beranjak, Mahasiswa KKN mengambil gambar bersama para cikgu sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan. Insyaa Allah, jika jadwal tidak berubah, mereka akan kembali berkunjung dan belajar di Pusat Bahagia Brunei Muara pada hari sabtu, 28 September nanti.

Tepat pada pukul 15.45, bus datang untuk menjemput para Mahasiswa kembali menuju UNISSA. Mereka menjempuh perjalanan sekitar 20 menit, dan sampai di hostel UNISSA pada pukul 16.05. Selama di perjalanan menuju UNISSA, langit tampak sangat gelap dan mendung. Sepertinya hujan lebat akan turun. Mahasiswa KKN International Brunei UIN IB Padang memutuskan untuk beristirahat sejenak di hostel hingga hujan reda, dan mereka dapat beraktivitas kembali.

Hujan reda pada waktu Isya. Mahasiswa KKN International Brunei UIN IB Padang berencana pergi ke Pasar Gadong untuk mencari makan malam. Mereka segera bersiap dan berkumpul di cafetaria. Sekitar pukul 20.48 mereka pergi ke Pasar Gadong. Setelah sampai di sana, mereka membeli berbagai macam makanan dan camilan, seperti bakso, papa john, wantan ayam, sambal teri, dan seafood olahan bakar. Mereka menikmati makanan dan camilan di Pasar Gadong. Setelahnya mereka segera kembali ke hostel untuk melaksanakan rapat dan evaluasi, tidak lupa dengan bermain Uno sebagai bentuk refreshing dan bonding.

Hasil rapat berupa standby di jam 07.30 untuk berangkat ke Pusat Bahagia Tutong, istirahat yang cukup, menjaga kesehatan dan obat pribadi, perlengkapan pribadi, perhatikan kode etik, serta air minum yang cukup. Evaluasi terkait persiapan agar lebih dimatangkan, harus tepat waktu, dan tetap sesuai dengan kode etik dalam berkegiatan.

Hari ini, sangat berkesan. Kelas bahasa berjalan dengan baik dan lancar. Para Mahasiswa KKN sangat antusias dan bersemangat. Hari ini tidak akan pernah terlupakan. Kegiatan yang bermanfaat dan sangat tak ternilai bisa belajar bahasa isyarat sebagai bekal berkomunikasi dengan teman-teman OKU, khususnya teman-teman tuna rungu. Semoga kegiatan hari ini bisa diambil nilai dan pembelajaran di dalamnya. Sampai jumpa di reportase berikutnya!

Penulis: Nurwidad Bari’ah

About Author