Penutupan Festival HUT Perang Manggopoh ke-117 dan perayaan 32 tahun Lubuk Basung sebagai ibu kota Kabupaten Agam terasa semakin meriah dengan pergelaran pentas seni dan budaya yang digelar di Lapangan GOR Buya Hamka, Jorong Pasar Durian, Manggopoh. Agam, 26 Juli 2025
Acara yang dialokasikan oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat ini menghadirkan berbagai kelompok seni dari Nagari-Nagari yang ada di Kecamatan Lubuk Basung, dengan total enam kelompok seni yang tampil memukau. Menariknya, pemerintah Nagari Manggopoh memberikan kepercayaan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Imam Bonjol Padang untuk turut serta mengisi acara melalui penampilan musik yang tergabung dalam sebuah grup yang dinamakan Tambal Band.
Nama Tambal Band sendiri memiliki filosofi yang dalam. “Tambal” melambangkan upaya untuk menambal kekosongan, baik dalam hal pergaulan sesama anggota KKN maupun sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mengisi ruang-ruang seni dan budaya di tengah masyarakat.
Anggota Tambal Band terdiri dari lima mahasiswa, Muhammad Zaki (gitaris), Fadel Muhammad (vokalis), Michael Agusto (vokalis 2), Muhammad Zikri (gitaris), dan Nauval Nasution (drummer). Meski hanya memiliki waktu dua setengah hari untuk persiapan, band ini mampu memberikan penampilan yang energik dan menghibur masyarakat yang hadir.
Muhammad Zaki, salah satu anggota band, mengungkapkan bahwa penampilan seni musik yang mereka tampilkan merupakan bukti bahwa mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang tidak hanya aktif dalam dunia akademik, tetapi juga mampu berkarya di bidang seni dan budaya.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anak UIN itu tidak kaku. Kami tidak hanya berkontribusi di bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan eksistensi dan kreativitas di bidang kesenian. dan ini menjadi ruang untuk mengekspresikan diri sebagai akademisi yang juga manusia kreatif,” ujar Zaki.
Pentas seni ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ridwan, A.Md., Dt. Tumbjo, yang menyampaikan sambutannya sekaligus memberi apresiasi terhadap pelestarian seni dan budaya lokal melalui keterlibatan aktif berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang.
Acara ini sekaligus menandai semangat kolaboratif antara pemerintah, pelaku seni, dan generasi muda dalam menjaga warisan budaya. Tambal Band berharap, penampilan ini bukan menjadi akhir, tetapi langkah awal untuk terus berkontribusi di bidang seni dan menjaga silaturahmi sesama anggota KKN.