Rektor UIN IB Padang Hadiri 9th Convocation Ceremony Muhammadiyah Islamic College di Singapura

SINGAPURA, 1 November 2025 — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., menghadiri 9th Convocation Ceremony Muhammadiyah Islamic College (MIC) di Singapura. Kehadiran beliau merupakan tindak lanjut dari kerja sama akademik yang telah terjalin antara UIN Imam Bonjol Padang dan Muhammadiyah Islamic College melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beberapa waktu lalu.

Upacara wisuda yang digelar di kampus MIC tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Mr. Saktiandi Supaat, Member of Parliament for Bishan-Toa Payoh GRC selaku Guest of Honour, Ustaz Muhammad Azri Bin Azman selaku President of Muhammadiyah Association, Ms Roszanah Abdul Salim selaku CEO & General Secretary of Muhammadiyah Association, Ms Faiszah Abdul Hamid selaku Director of Muhammadiyah Islamic College, serta Ustaz Shaik Huzaifah Shaik Hussain selaku Associate Dean of Muhammadiyah Islamic College.

Dalam sambutannya, Prof. Martin menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas undangan MIC serta mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studinya.

“It is truly an honour and a privilege to stand in front of you all today at the 9th Convocation Ceremony of Muhammadiyah Islamic College. I would like to extend my heartfelt congratulations to the graduates who have worked tirelessly to reach this moment,” ujar Prof. Martin.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kedua institusi dalam memperkuat pendidikan Islam di kawasan ASEAN. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mengembangkan program bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, serta pengabdian masyarakat yang berorientasi pada nilai-nilai Islam dan keunggulan global.

“We appreciate the continued collaboration between Muhammadiyah Islamic College Singapore and UIN Imam Bonjol Padang. This partnership reflects our shared commitment to building bridges of ukhuwah Islamiyah, knowledge exchange, and character development,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Martin menyampaikan harapannya agar kemitraan UIN Imam Bonjol Padang dan MIC terus berlanjut secara berkelanjutan, menciptakan sinergi yang berdampak nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi Islam di tingkat regional dan internasional.

Upacara wisuda yang berlangsung khidmat dari pukul 09.45 hingga 13.00 waktu setempat ini diakhiri dengan doa bersama dan jamuan makan siang. Kegiatan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan akademik dan spiritual antara kedua lembaga, sekaligus memperkuat posisi UIN Imam Bonjol Padang dalam jejaring perguruan tinggi Islam Asia Tenggara

About Author